- See more at: http://www.masasha.net/2012/03/cara-membuat-floating-facebook-fan-page.html#sthash.wIgzpvb4.dpuf

saling berbagi

  • RSS
  • Skype
  • Facebook
  • Yahoo

Makalah PIE

Author Egi Nuramdan - -
Home » » Makalah PIE

MAKALAH
PENGANTAR ILMU EKONOMI
&
RUANG LINGKUP
Untuk memenuhi salah satu ugas mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
Dosen : Ramdhani Irma, S.E.,M.
Egi Nuramdan
1210302039
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2013/2014






KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kita berbagai macam nikmat, sehingga aktifitas hidup yang kita jalani ini akan selalu
membawa keberkahan, baik kehidupan di alam dunia ini, lebih-lebih  lagi pada kehidupan akhirat kelak, sehingga semua cita-cita serta harapan yang ingin kita capai menjadi lebih mudah dan penuh manfaat.
Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan nabi besar kita nabi Muhammad Saw. Yang telah membawa kita dari jaman kebodohan sampai jaman yang penuh sumber informasi.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya kami ucapkan kepada  Dosen serta teman-teman sekalian yang telah membantu, baik bantuan berupa moril maupun materil, sehingga makalah ini terselesaikan  dalam waktu yang telah ditentukan.
Kami menyadari sekali, didalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan serta banyak kekurangan-kekurangnya, baik dari segi tata bahasa maupun dalam hal pengkonsolidasian  kepada dosen serta teman-teman sekalian, yang kadangkala hanya  menturuti egoisme pribadi, untuk itu besar harapan kami jika ada kritik dan saran  yang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah-makah kami dilain waktu.
Harapan yang paling besar dari penyusunan makalah ini ialah, mudah-mudahan apa yang kami susun ini penuh manfaat, baik untuk pribadi, teman-teman, serta orang lain yang ingin mengambil atau menyempurnakan lagi atau mengambil hikmah dari judul ini (masyarakat desa dan masyarakat kota) sebagai tambahan dalam menambah referensi yang telah ada.



  Bandung, 15 Maret 2013

                                                                                                                   
                                                                                                                               Penyusun


I
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  I
DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . II
BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . 1
         a. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..…. . . . .  1
         b. Permasalahan Makalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. …... . . . .  1
         c. Tujuan Makalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .... . . . . . . 2
BAB II PEMBAHASAN………………… . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . II
         a. Definisi Ilmu Ekonomi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ... . . . 3
         b. Pembagian Ekonomi….... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ... . 4
         c. Masalah Pkoko Ekonomi............................................ . . . . . …. . . . . .  4
         d. Corak dan Kegiatan Ekonomi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8
        
BAB III KESIMPULAN…………………………………. . . . .  . . . . . . . . . . .9
DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . .. . . .10











II


BAB I

PENDAHULUAN

Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang yang berarti besarnya bahwa untuk menyayangi sesuatu kita harus mengenalinya ter lebih dahulu. Demikian pula dengan ilmu ekonomi harus mengenalnya terlebih dahulu, apa sebenarnya ilmu ekonomi itu?
Ilmu ekonomi adalah………….
Sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan bahwa ilmu ekonomi sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian ilmu pengatahuan menempatkan kedudukannya sejajar dengan ilmu lain. Jadi tidak heran apabila suatu saat berhasil ditemukan metode-metode baru dan teknologi baru. Karena IPTEK masih akan harus berkembang dan dikembangkan.
 Latar Belakang
Makalah ekonomi ini penulis susun berdasarkan buku-buku dan referensi-referensi ekonomi yang mencakup tentang definisi, ruang lingkup, hubungan ekonomi dengan ilmu yang lain, pembagian ekonomi, masalah, corak dan kegiatan ekonomi.
Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi terhadap keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Semoga dengan diuraikannya keterangan tersebut para pembaca dapat memahami lebih dalam lagi.
 Permasalahan Makalah
Inti dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut menimbulkan kelangkaan.

Tujuan Makalah
Penulis mempunyai tujuan dari pembuatan makalah yaitu agar para pembaca dapat mengetahui tentang Definisi dan pembagian Ilmu ekonomi, rmasalah-masalah, corak dan kegiatan ekonomi agar para pembaca dapat mengerti dari apa yang kita jelaskan.
















BAB II

PEMBAHASAN
1.  Definisi ekonomi
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.
Kata “Ekonomi“ sendiri barasal dari kata yunani Oikos yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan Nomos, atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.”
Prof. Paul Anthony Samuelson ( ahli ekonomi dari Massachussets Institute of Technologi ) mengemukakan 6 definisi ekonomi :
  1. Ilmu ekonomi / ekonomi politik adalah suatu studi tentang kegiatan yang dengan / tanpa menggunakan uang, mencakup atau melibatkan transaksi-transaksi pertukaran antar manusia.
  2. Suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memenfaatkan sumber-sumber produktif yang langka dan terbatas jumlahnya, untuk menghasilkan berbagai barang serta mendistribusikannya kepada anggota masyarakat untuk mereka konsumsi.
  3. studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.
  4. studi tentang bagaimana manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya
  5. suatu studi tentang kekayaaan.
  6. suatu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.
“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.” ( Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus ).
2.  Pembagian Ekonomi
Secara garis besar ekonomi terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
  1. Ekonomi Deskriptif (descriptive economics), yaitu ilmu ekonomi yan bersifat mengumpulkan ketarangan-keterangan yang factual dan relevan mengenai suatu masalah.
  2. Ekonomi teori (economisc theory/ekonomi analisis) yang terbagi dalam 2 cabang yaitu:
1.      Teori ekonomi mikro (mikro economics theory)
Teori ekonomi mikro dapat artian sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya. Teori ekonomi mikro diartikan sebagai “bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian“. Ada 3 aspek yang di analisis :
a.       Interaksi di pasar barang
b.      Tingkah laku pembeli dan penjual
c.       Interaksi di pasar factor prouksi
  1. Teori ekonomi makro (makro economics theory)
Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Aspek-aspek yang di analisis dalam teori ekonomi makro adalah :
    1. Penentuan tingkat kegiatan perekonomian Negara.
    2. Pengeluaran Agregat.
    3. Mengatasi pengangguran inflasi.
3. Masalah Pokok Ekonomi
Teori-teori mulai muncul untuk mencoba mengidentifikasi maslah ekonomi apakah yang sebenarnya yang dihadapi manusia di muka bumi ini. Secara umum ada dua buah teori umu yang mencoba untuk menjelaskan permasalahan yang ada dalam ekonomi, yaitu pokok masalahekonomi secara klasik dan modern.
a.      Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Pokok maslaah ekonomi klaskik merupakan bahasan teori ekonomi klasik. Teori ini berdasarkan pemikiran Adam smith, David Ricardo, dan Jhon Stuart Mill yang mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya  masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kesejahteraan (kemakmuran), dalam hal ini amat menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi.
Maslah ekonomi klasik adalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana. Pada dasarrnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal, yaitu kemakmuran. Pemecahan masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran dpat dicapai. Yang disebut sebagai kemakmuran adalah situasi dimana semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia telah tersedia. Apabila dirincikan masalah ekonomi klasik dilihat dari segi produksi, distibusi, dan konsumsi
1.      Masalah Produksi
Permasalahan produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibutuhkan masyarakat banyak.
2.      Masalah distribusi
Maslah distribusi terletak pada bagamana supaya benda-benda pemuas kebutuhan bisa sampai ke tangan konsusmen yang membutuhkannya. Seperti yang telah diketahui , barang dan jasa yang tidak sampai ke tangan konsumen yang tepat, tidak ada nilai gunanya, dan tidak dpaat memuasakan kebutuhan.


3.      Masalah Konsumsi
Masalah konsumsi menyangkut  masalah apakah benda pemuas kebutuahn yang diproduksi memang benda  yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang  yang diproduksi haruslah barang yang tepat, yaitu barang yang memang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.
     b. Pokok Masalah Ekonomi Modern
Pokok permaslaaan ekonomi modern terangkum dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan. Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, dan for whom tersebut. Walaupun setiap masyarakat menghadapi pertanyaan yang sama, namun cara mengatasinya berbeda. Perbedaan cara ini lah yang melahirkan sejumlah sistem ekonomi.
Kita dapat mendefinisikan empat maslaah fundamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern.
a. Apa (What)
Barang dan jasa apa saja yang akan  diproduksi dan dalam jumlah bera, harus ditentukan. Dari sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi!. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.
b. Bagaimana (How)
Dengan cara bagamana proses produksi akan dilakukan? Apakah akan mendatangkankeuntungan yang besar? Apabila terdapat barang modal berupa bangunan apakah akan dijadikan kantor atau gudang? Bila  terdapat sebidang tanah apakah akan digunakan? Ditanami padi, jagung, atau tebu?.
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu harus dijawab dengan bijaksana. Salah melakukan produksi akan berakibat pada kerugiaa, Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan kerugian, karena aktivitas produksi membutuhkan biaya.
Dengan cara bagaimana (who) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya  apa saaja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, dan seberapa besar skala produksinya. Hai ini dibutuhkan dalam  rangka penyesuaian perkembangan zaman. Beberapa faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini yaitu:
ü  Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan
ü  Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntunga
ü  Penentuan teknologi yang digunaka
ü  Pertimbangan faktor eksternal: harga, perekonomian, suku bunga, biaya produksi, inflasi, valuta asing dan lain-lain.
c. Siapa pelalu Produksi (Who)
Di zaman modern,  banyak pihak yang bisa melakukan produksi seperti, pemerintah, swasta, atau koperasi. Inilah salah satu modernisasi, yaitu spesialisasi. Spesialisasi berarti setiap pihak memiliki keterampilan dan keahlian khusus  yang tidak dimiliki pihak lain.
Pertimbangan mengenai pelaku produksi merupakan hal yang penting  karena setiap pihak memiliki kelebihan untuk memproduksi lebih baik.
d. Untuk siapa (For Whom)
Untuk siapa (for whom) barang di produksi apakah untuk segmen pasar tertentu, atau  masyarakat umum!



4. Corak dan kegiatan ekonomi
a.      Kegiatan Ekonomi Subsisten
Hanya ada dua sector yaitu sector rumah tangga dan sector perusahaan.Dalam  kegiatan ini nilai produksi yang diciptakan oleh sektor perusahaan akan selalu sama dengan nilai seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh sektor rumah tangga. Dalam hal ini : untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa sektor perusahaan harus menggunakan factor-faktor produksi. Faktor produksi tersebut berasal dari sector rumah tangga. Oleh karena itu pendapatan yang diterima oleh factor-faktor produksi merupakan pendapatan sector rumah tangga. Dengan demikian nilai seluruh produksi dalam perekonomian adalah sama dengan nilai pada aliran atau kegiatan tersebut yaitu nilai seluruh pendapatan yang diterima sektor rumah tangga.Dan sektor rumah tangga tidak melakukan penabungan. Jadi seluruh pendapatannya akan dibelanjakan untuk membeli barang-barang dan jasa yang diproduksikan oleh sektor perusahaan . Hal ini terdapat dalam perekonomian subsisten, dimana kegiatan perdagangan sangat terbatas dan pada umumnya dilakukan secara barter.
b.      Kegiatan Perekonomian Modern
Dalam perkonomian yang lebih maju penerima-penerima pendapatan akan menyisihkan sebagaian pendapatan mereka untuk ditabung. Tabungan ini akan dipinjamkan kepada para pengusaha dan mereka akan menggunakan tabungan itu untuk investasi, yaitu melakukan pembelian barang-barang modal. Sebagai balas jasa kepada kesediaan para penerima pendapatan untuk menabung  sebagaian dari pendapatan mereka di lembaga keuangan dan seterusnya meminjamkan kepada para pengusaha atau investor. Selanjutnya investor akan menggunakan pinjaman tersebut untuk membeli barang-barang modal.




BAB III

KESIMPULAN

“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.” ( Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus )
            Melihat definisi-definisi yang telah kami uraikan, terlihat beberapa hal yang menjadi hal pokok perkiraan. pertama, masalah utama (main of central problem) setiap tingkah laku ekonomis, atau masalah utama, di dalam ekonomi adalah masalah pemilihan (problem of choice). Pemilihan disini adalah pemilihan cara penggunaan sumber-sumber produktif yang langka dan dapat mempunyai penggunaan alternatif. Artinya, setiap barang pasti tidak hanya mempunyai satu saja pengguna seperti apa yang juga dinyatakan oleh Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus yaitu :
“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.”






DAFTAR FUSTAKA



1.      Drs. Kardiman ; Endang Mulyadi, S.Pd, Drs. Achmad Kusriyadi. 2003. Ekonomi Untuk SMP kelas 2. Jakarta: Yudhistira
2.      Rahardja, Prathama ; Mandala Manurung. 2004. Teori Ekonomi Mikro Eisi 3. Jakarta. FEUI
4.      Dra. Nining Purnamaningsih,MM.,MSi. Konsep Dasar dan Easalah  Ekonomi Makro



Berita

« »
« »
« »
Get this widget
Diberdayakan oleh Blogger.